Di dalam RUU Aparatur Sipil Negara pegawai ASN kelak akan terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tidak ada lagi honorer

Sahabat pembaca setia report CPNS tahun 2013 yang berbahagia, tahukah anda bahwa Setelah dua tahun masa pembahasan, pemerintah akhirnya merampungkan draf RUU ASN. Pekan depan, pemerintah akan menyampaikan RUU tersebut ke DPR untuk dibahas lebih lanjut. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyetujui substansi setiap pasal yang termuat dalam RUU tersebut. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar mengatakan bahwa RUU tersebut akan memperketat pola rekrutmen pegawai negeri di berbagai tingkat pemerintahan baik pusat maupun daerah. Menurut dia, pegawai ASN kelak akan terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dengan foothold utama kompetensi, kompetisi, dan kinerja. Berikut ini berita selengkapnya yang bersumber dari Pikiran Rakyat

Pemerintah Siap Ajukan RUU ASN untuk Dibahas DPR

JAKARTA, (PRLM).- Setelah dua tahun masa pembahasan, pemerintah akhirnya merampungkan draf RUU ASN. Pekan depan, pemerintah akan menyampaikan RUU tersebut ke DPR untuk dibahas lebih lanjut. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyetujui substansi setiap pasal yang termuat dalam RUU tersebut. Penyempurnaan RUU ASN dilakukan melalui Sidang Kabinet yang berlangsung di Kantor Presiden, Jln. Experienced person, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/13).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar mengatakan bahwa RUU tersebut akan memperketat pola rekrutmen pegawai negeri di berbagai tingkat pemerintahan baik pusat maupun daerah. Menurut dia, pegawai ASN kelak akan terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dengan foothold utama kompetensi, kompetisi, dan kinerja. “Jadi yang kedua ini diangkat oleh pejabat negara sesuai ketentuan berlaku sesuai kebutuhan dan dalam jangka waktu tertentu bisa satu, dua, tiga tahun. Jadi tidak ada lagi yang honorer, cuma ada dua macam, yaitu PNS dan PPPK,” ujarnya.
Wakil Menpan dan RB, Eko Prasojo menjelaskan bahwa berbeda dengan istilah pegawai honorer atau pegawai tak tetap pada masa sebelumnya, PPPK tidak dapat diangkat menjadi PNS. Dengan kata lain, RUU ini menegaskan tidak semua pegawai yang bekerja untuk pemerintah harus berstatus PNS, tetapi dapat berstatus pegawai kontrak berjangka waktu. Pembentukan PPPK bertujuan menciptakan budaya kerja baru di kalangan birokrat yang meletakkan pengangkatan, pengisian jabatan, pemberian kompensasi/remunerasi, dan pemberhentian pegawai berdasarkan kompetensi yang dimiliki, bersifat kompetitif, dan berbasis kinerja.
RUU ini juga meletakkan dasar kompetisi terbuka di antara PNS dalam proses pengisian jabatan, khususnya eselon I dan II yang kelak disebut jabatan pimpinan tinggi (JPT). Proses pengisian jabatan dalam birokrasi akan menganut sistem promosi terbuka, yang saat ini oleh Gubernur DKI Jakarta disebut ”lelang jabatan”. Jika RUU ASN ditetapkan, pengisian JPT baik di pusat maupun di daerah akan dilakukan secara terbuka atau ”dilelang” di antara PNS yang memenuhi syarat-syarat jabatan dan standar kompetensi jabatan.
Dengan demikian, PNS daerah dapat memiliki kesempatan duduk dalam jabatan-jabatan di tingkat pusat maupun di daerah lainnya. Cara ”lelang” jabatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetisi di antara PNS, menggerakkan pengetahuan dan mobilitas PNS, serta memperkuat implementasi NKRI.
Beberapa pokok pengaturan lain dalam RUU ASN antara lain menyangkut sistem dan struktur penggajian berbasis kinerja dan pemberhentian pegawai karena tak tercapainya kinerja dalam beberapa tahun berturut-turut, serta kewajiban about-apply (melamar ulang) bagi pejabat yang telah menduduki jabatan selama lima tahun untuk duduk kembali pada jabatan yang sama. (A-156/A-108)***
Sahabat pembaca setia report CPNS tahun 2013 yang berbahagia, tahukah anda bahwa ada tips dalam persiapan mengikuti ujian CPNS, tips itu adalah jangan mengikuti ujian Tes Penerimaan CPNS sebelum berlatih dan jangan berlatih dengan cara yang biasa. Sebab dengan cara belajar dan berlatih seperti biasa yang banyak dilakukan orang yang ingin menjadi CPNS maka anda tidak akan mempunyai nilai lebih, padahal nilai lebih itulah yang dapat menjadikan anda seorang pemenang dalam persaingan memperebutkan kursi CPNS. Ada alternatif untuk anda belajar dan berlatih dengan cara yang tidak biasa yaitu dengan Software Latihan Soal . LatihanSoal.com sudah menerapkan sistem CAT (Pad Helped Ordeal) sejak tahun 2008. Dengan sistem CAT latihansoal.com maka Anda dapat melakukan TRY OUT MANDIRI secara OFFLINE, Benar. Anda dapat berlatih TRY OUT Soal CPNS kapanpun Anda mau tanpa harus terhubung terus dengan Internet! Sangat fleksibel, hemat waktu dan biaya. 

Alternatif lainnya adalah  mengikuti interview ujian CPNS Online Pad Helped Ordeal (CAT) CPNSONLINE INDONESIA Tahun 2013. Pad Helped Ordeal (CAT) adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu pad yang digunakan untuk mendapatkan standar nominal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. Standar Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tersebut diperlukan untuk mewujudkan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil dan menjamin Standar Kompetensi Dasar CPNS yang dilakukan melalui Pad Assited Ordeal (CAT). 

Namun bagi anda yang masih nyaman belajar melalui schooling PDF, menurut saya Soal CPNS adalah pilihan yang tepat. Paket Ebook Soal Tes CPNS lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan. Paket ini berbentuk Draw collectively chic a outline PDFyang dapat anda download di Limb Vicinity dan anda baca di komputer, mainframe, iPad, dll. Paket Soal CPNS terdiri dari Prediksi Soal CPNS 2013, Paket Pola Soal CPNS Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang sering muncul selama 10 tahun terakhir, Paket Kisi-kisi Materi CPNS TKD, Paket Tes Kemampuan Bidang (TKB), Paket Tes Intelejensi Umum (TIU) atau Tes Bakat Skolastik (TBS)Paket Tes Potensi Akademik (TPA), Paket Psikotes (Tes Psikologi) dan WawancaraPaket Tes Skala Kematangan (TSK) atau Tes Karakter Pribadi (TKP), dll.  

Demikian, semoga bermanfaat.

Original source : Di dalam RUU Aparatur Sipil Negara pegawai ASN kelak akan terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tidak ada lagi honorer